Jubir Vaksin: OTG Tetap Bisa Divaksin Covid-19

Jubir Vaksin: OTG Tetap Bisa Divaksin Covid-19

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 sejak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, seseorang yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 tetap bisa diberi vaksin.

Hal tersebut sekaligus menyungguhkan bahwa orang yang akan menjalani vaksinasi tidak perlu harus tes swab polymerase chain reaction (PCR) terlebih dahulu.

“Tetap vaksin saja, tidak harus periksa (tes swab dulu), ” ujar Nadia kepada Kompas. com , Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Menkes Wacanakan Penerima Vaksin Covid-19 Mampu Sertifikat, Bisa Jadi Syarat Bepergian

Untuk OTG yang terlanjur divaksin Covid-19, kata dia, tidak akan ada efek membahayakan yang diterima bersentuhan.

Walupun dalam Tulisan Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengoperasian Penyakit Nomor HK. 02. 02/4/1/2021 tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi pada Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 tidak disebutkan jelas apakah OTG mampu mendapat vaksin atau tidak.

“Tidak apa-apa (OTG divaksin Covid-19 dan tidak berefek buruk), ” ucap dia.

Dalam SK tersebut telah diatur mengenai skrining sebelum vaksinasi.

Penerima vaksin mau diperiksa riwayat kesehatan dan perihal sebelum vaksinasi dengan menjawab kurang pertanyaan serta pemeriksaan tekanan darah dan suhu tubuh.

Skrining tersebut juga ditujukan buat mengurangi risiko reaksi berat yang terjadi setelah penyuntikan vaksin ke dalam tubuh.

Baca juga: Advokat David Tobing Gugat Raffi Ahmad, Sidang Perdana 27 Januari di PN Depok

Meski demikian, apabila seorang OTG lolos skrining, maka tetap akan diberi vaksin dan tidak memiliki efek berbahaya bagi yang bersangkutan.