Mantan Wakil Ketua DPC Demokrat Ungkap Kejanggalan KLB Sumut, Moeldoko Langsung Terpilih maka Pertanyakan KTA

Mantan Wakil Ketua DPC Demokrat Ungkap Kejanggalan KLB Sumut, Moeldoko Langsung Terpilih maka Pertanyakan KTA

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com – Bekas Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kotamobagu Gerald Piter Runtuthomas mengungkapkan, ada kejanggalan pada saat pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat versi kubu kontra Kepala Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara (Sumut), Jumat (5/3/2021).

Kejanggalan tersebut, kata dia, terjadi ketika pemilihan Ketum dilakukan secara voting & menetapkan Kepala Kantor Pekerja Kepresidenan (KSP) Moeldoko jadi Ketum Demokrat versi KLB.

“Yang menjelma rancu dalam proses KLB ini yaitu pemilihan pemimpin umum. Pemilihan ketua ijmal dalam proses KLB itu, secara voting . Ketika ditanya siapa yang akan dipercayakan buat menjadi Ketum, para pengikut berteriak Pak Moeldoko. Ditanya lagi, siapa yang bisa menjadi calon ketua umum, para peserta juga berteriak Pak Marzuki Alie, ” kata Gerald dalam konvensi pers, Senin (8/3/2021) dengan disiarkan di channel Youtube Agus Yudhoyono.

Baca juga: AHY: Saya Tetap Hormati Moeldoko, tetapi…

Gerald sendiri sengaja dihadirkan Demokrat di dalam acara “Konferensi Pers Kepala Umum Partai Demokrat, Menguak Kebenaran: Testimoni Peserta KLB Abal-abal” untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi dalam saat KLB di Sumut.

Ia menerangkan, setelah ditentukan dua tanda calon ketum, pimpinan sesi KLB yaitu Jhoni Allen Marbun langsung mencatat kedua nama itu.

Setelah itu, Jhoni Allen langsung berteriak ke para-para peserta KLB dan mempersunting siapa yang mendukung Moeldoko untuk menjadi ketua umum.

“Semua berdiri, angkat tangan ke atas. Ya, kita seleksi Pak Moeldoko, ” ujar Gerald menirukan suara Jhoni Allen kala itu.

Ia melanjutkan, Jhoni Allen kemudian menanyakan kepada para peserta, siapa dengan memilih Marzuki Alie sebagai ketua umum.

Baca juga: AHY: Saya Kecewa Moeldoko Terlibat…

Rencana Gerald, ketika Jhoni mempersunting hal itu, para pengikut pendukung Marzuki Alie biar lantas langsung berdiri dan mengangkat tangan menandakan dukungannya.

“Tiba-tiba, Pak Jhoni Allen langsung mengetuk palu, bahwa yang terbatas Ketua Umum dalam Konvensi Luar Biasa ini merupakan Pak Moeldoko. Yang sementara Pak Moeldoko ini tak ada di tempat perhimpunan, tidak ada di tempat KLB. Hanya ada Pak Marzuki Alie, tetapi telah ditetapkan sebagai ketua, ” jelas Gerald.