Fakta-fakta di Balik Peristiwa Bom Bunuh Diri di Makassar

Fakta-fakta di Balik Peristiwa Bom Bunuh Diri di Makassar

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com – Suara ledakan mengagetkan warga di sekitar Jalan Kajolalido, Makassar, Minggu pagi sekitar pukul 10. 30 Wita.

Seorang saksi mata, bertanda Armin Hari menuturkan, ledakan sempat dikira warga berpangkal dari sebuah trafo.

Pasca ledakan, warga menemukan pecahan pelat organ dan anggota tubuh dengan tersebar ke berbagai pokok.

Belakangan diketahui, ledakan tersebut merupakan aksi bom bunuh muncul di depan gerbang kemungkinan depan halaman Gereja Katedral Makassar.

Baca juga: Ledakan dalam Depan Gereja Katedral Makassar, Polisi Sebut Bom Bunuh Diri

Berikut beberapa fakta dengan dirangkum Kompas. com di peristiwa tersebut:

1. Diduga dilakukan 2 pelaku

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Penuh Argo Yuwono menyebut ada dua terduga pelaku dengan melakukan aksi bom pati padam diri tersebut.

Kedua pelaku berboncengan dengan sepeda motor matic secara nomor polisi DT 5984 MD.

Pelaku, lanjut Argo, melancarkan aksinya dengan berusaha memasuki kaca gereja. Namun, upaya itu berhasil dihentikan oleh security dari Gereja Katedral Makassar.

“Pelaku tahu dicegah oleh security gereja tersebut tapi kemudian terjadilah ledakan itu, ” benar Argo.