Urusan Suap Pajak di Kalsel, KPK Cari Truk yang Diduga Bawa Barang Keterangan

Urusan Suap Pajak di Kalsel, KPK Cari Truk yang Diduga Bawa Barang Keterangan

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mencari truk yang diduga membawa barang bukti berupa dokumen terkait kasus dugaan uang sogok pajak di Kalimantan Daksina (Kalsel).

Pekerjaan itu, terkait penyidikan peristiwa dugaan suap terkait secara pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

“Tim pemeriksa KPK mendapatkan informasi sebab masyarakat adanya truk dalam sebuah lokasi, Kecamatan Hampang, Kotabaru, Kalsel yang diduga menyimpan berbagai dokumen terpaut dengan perkara yang sedang dilakukan penyidikan tersebut, ” kata Pelaksana Tugas Pakar Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Senin (12/4/2021).

Baca serupa: KPK Duga Ada Bagian yang Halangi Penyidikan Urusan Suap Pajak

Namun, setelah tim penyidik KPK mendatangi tempat itu, Ali mengatakan, truk tersebut sudah berpindah wadah.

KPK memperhitungkan, ada pihak-pihak yang sengaja menghalangi penyidikan kasus tersebut dengan menghilangkan barang petunjuk.

Oleh sebab itu, KPK mengharapkan partisipasi masyarakat untuk segera melapor melalui call center 198 atau melalui email informasi@kpk. go. id apabila melihat dan menemukan keberadaan truk tersebut.

“Kami ingatkan kembali kepada pihak tertentu yang terkait secara perkara ini tentang keyakinan Pasal 21 UU Tipikor yang telah dengan bahana memberikan sanksi hukum untuk pihak-pihak yang diduga dengan sengaja mencegah, merintangi, ataupun menggagalkan penyidikan yang medium berlangsung, ” ucap Ali.

Mengaji juga: KPK Usut Kejadian Suap Pajak Senilai Puluhan Miliar Rupiah dan Respons Sri Mulyani

Sebelumnya, KPK tidak menemukan barang masukan apapun saat menggeledah dua lokasi di Kalimantan Daksina terkait dengan perkara ini pada Jumat (9/4/2021).

Lokasi yang digeledah itu Kantor PT Jhonlin Baratama di Kabupaten Tanah Bumbu dan sebuah lokasi dalam Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru

“Di perut lokasi tersebut, tidak terlihat bukti yang dicari oleh KPK karena diduga sudah sengaja dihilangkan oleh pihak-pihak tertentu, ” kata Ali.

Dalam pemeriksaan kasus ini, KPK juga telah menggeledah empat lokasi di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Kamis (18/3/2021).

Membaca juga: KPK Tak Hanya Sekali Gagal Penggeledahan, ICW Nilai Dampak Buruk UU KPK Baru

Empat lokasi dengan digeledah yakni Kantor PT Jhonlin Baratama (JB) pada Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Kemudian tiga kediaman dari pihak-pihak yang terkait dengan kasus tersebut.

“Dari penggeledahan ini, ditemukan bukti antaralain berbagai dokumen dan barang elektronik yang diduga terpaut dengan perkara, ” cakap Ali.

Mengenai pengumuman tersangka akan disampaikan saat tim penyidik KPK telah melakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan.