Susunan Kabinet Indonesia Maju serta Daftar Nama 34 Gajah Setelah Reshuffle Kedua

Susunan Kabinet Indonesia Maju serta Daftar Nama 34 Gajah Setelah Reshuffle Kedua

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com semrawut Presiden Joko Widodo resmi merombak atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju untuk kala kedua. Reshuffle digelar secara melantik dua menteri pada Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Jokowi melantik dua menteri yang menempati kursi kementerian anyar, yakni Kementerian Investasi, beserta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Penelitian, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Meski begitu, menteri yang dilantik ialah wajah lama di pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Baca pula: Jokowi dan Keputusan Penting di Hari Rabu, sebab Reshuffle hingga Pelantikan Kapolri

Mereka yakni Bahlil Lahadalia yang ditunjuk sebagai Gajah Investasi, serta Nadiem Makarim yang dipercaya menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek).

Bahlil sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Penyerasian Penanaman Modal (BKPM). Ia ditetapkan sebagai Kepala BKPM pada 23 Oktober 2019, bersamaan dengan pengangkatan 34 menteri dan 3 kepala lembaga setingkat menteri.

KPM merupakan institusi setingkat menteri yang merembes di jajaran kabinet. Tetapi, kini dilakukan perubahan nomenklatur dari BKPM menjadi Departemen Investasi sehingga Bahlil dilantik sebagai Menteri Investasi.

Sementara itu, Nadiem semula duduk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Baca juga: Profil Bahlil Lahadalia: dari Sopir Angkot, Kepala BKPM, Kini Gajah Investasi

Sama seperti Bahlil, Nadiem ditunjuk sebagai Mendikbud semenjak awal pembentukan kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

Pelantikan Nadiem sebagai Mendikbud Ristek menyusul peleburan Kementerian Pelajaran dan Kebudayaan (Kemendikbud) secara Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Pada reshuffle ini, Bambang Brodjonegoro yang semula menjabat jadi Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Permutasi Nasional (BRIN) terdepak dibanding kabinet.

Namun, BRIN kini menjadi pranata tersendiri yang dipimpin oleh Laksana Tri Handoko. Pelantikan Laksana sebagai Kepala BRIN dilakukan bersamaan dengan pelantikan Bahlil dan Nadiem.

Baca juga: Profil Nadiem Makarim: Aksi dari Gojek hingga Menyambut Mendikbud Ristek