Menko PMK Desak Perpres Pola Besar Olahraga Nasional Dipercepat

Menko PMK Desak Perpres Pola Besar Olahraga Nasional Dipercepat

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com – Menteri Koordinator Dunia Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendesak, rancangan peraturan pemimpin (perpres) tentang Desain Gede Olahraga Nasional (DBON) segera diselesaikan guna mempercepat pengembangan prestasi olahraga nasional.

Hal ini diungkapkannya dalam Rapat Tingkat Menteri bersama Menpora Zainudin Amali, Menteri BUMN Erick Tohir, Menkominfo Johnny G Plate, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, dan beberapa perwakilan Kementerian/Lembaga di dalam Jumat (21/5/2021) kemarin.

“Saya minta cepat percepat perpres. Dari Kemenko PMK akan memberikan sokongan penuh bagaimana bisa (rancangan Perpres) segera berada di meja Bapak Presiden dan segera ditandatangani, ” bahana Muhadjir saat Rapat Level Menteri Membahas DBON, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Menteri Trenggono Jamin Nelayan Sejahtera dengan Program PNBP Pascaproduksi

Menurut Muhadjir, percepatan perpres itu merupakan arahan Presiden Joko Widodo pada Peringatan Hari Olahraga Nasional tanggal 9 September 2020 dan Konvensi Kabinet Terbatas tentang DBON tanggal 15 Maret 2021 lalu.

Muhadjir berharap, perpres tersebut mampu mengakomodir semua hal dengan berkaitan dengan kepentingan gerak di Indonesia.

Terima bergurau telah membaca Kompas. com.
Dapatkan data, inspirasi dan insight dalam email kamu.
Daftarkan email

Ia pun menekankan menetapkan sinkronisasi agar tidak ada tumpang tindih peraturan dalam dalamnya.

“Saya mohon di dalam Perpres itu nanti ada pasal-pasal yang merupakan produk turunan. Apakah itu dalam wujud Inpres, Kepmen, atau Kembang gula, sehingga jelas alur daripada Perpres yang sebenarnya ialah strategi induk, ” ucapnya.

Tengah itu, Menteri Pemuda & Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengungkap sejumlah alasan dengan menjadi dasar penyusunan DBON.

Baca juga: Survei ARSC: 69, 5 Persen Responden Tak Setuju Masa Jabatan Pemimpin Diubah Bisa 3 Kurun

Selain atas arahan Presiden, menurutnya, DBON juga harus mencantumkan target yang ingin dicapai Indonesia terutama dalam dunia olahraga nasional.

Misalnya, target Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Ia mengharapkan Indonesia mampu sukses menjadi penyelenggara & peraih prestasi olahraga.

“Ini yang harus kita susun dalam perencanaan grand design atau DBON kita. Untuk mencapai tersebut ada tahapan-tahapan yang selalu sudah kita siapkan. Kami kira ini yang mendasari kenapa kita butuh lekas Perpres ini, ” ujar Zainudin.

Dia menegaskan, saat ini proses penyusunan perpres DBON sudah mencapai tahap akhir.

“Kalau tidak cepat, maka di tahun perkiraan 2022 itu akan melalui karena kita belum punya payung hukum untuk cakap dengan Kemenkeu. Tapi hamba kita sekarang kita telah sampai pada tahap simpulan untuk lahirnya Perpres itu, tinggal nanti eksekusinya tersedia di Kemenkeu, ” membuka Zainudin.