KPAI Dukung Jokowi soal Pengamalan Sekolah Tatap Muka Terpatok

KPAI Dukung Jokowi soal Pengamalan Sekolah Tatap Muka Terpatok

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com – Komisi Perlindungan Bani Indonesia (KPAI) mendukung Pemimpin Joko Widodo (Jokowi) terkait pelaksanaan pembelajaran tatap depan secara terbatas.

Komisioner KPAI Retno Listiyarti mengatakan, pihaknya mendukung Kepala Jokowi yang meminta pembelajaran tatap muka digelar terpatok baik kapasitas maupun zaman pelaksanaan.

“Atas pernyataan tersebut, KPAI menjunjung karena Presiden jelas mendahulukan pada kondisi wilayahnya telah terkendali atau angka postivity rate -nya rendah, ” cakap Retno dikutip dari siaran pers, Rabu (9/6/2021).

Baca selalu: Anggota IDAI Sarankan Madrasah Tatap Muka Terbatas Dijalankan secara Bertahap

Retno mengatakan, KPAI sendiri menyarankan biar sekolah tidak dibuka di wilayah yang positivity rate -nya di atas 5 komisi.

Namun jikalau wilayah yang positivity rate -nya di bawah 5 upah, KPAI pun mendorong sekolah tatap muka dibuka secara pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat.

“Di wilayah-wilayah kepulauan kecil malah kami sarankan dibuka secara ketentuan yang sama dengan disebutkan Presiden Jokowi, ” kata dia.

Terima berkelakar telah membaca Kompas. com.
Dapatkan data, inspirasi dan insight pada email kamu.
Daftarkan email

Jika dibuka, oleh karena itu pembelajaran tatap muka (PTM) hanya berlangsung dua jam, siswa yang hadir cuma 25 persen, dan dijalankan hanya satu hingga perut kali dalam seminggu.

Baca serupa: Jelang Pembelajaran Tatap Membuang Terbatas, Vaksinasi Guru serta Tenaga Pendidik Belum Sesuai Target

Retno menegaskan, KPAI mempunyai pandangan bahwa hak hidup adalah mengedepankan, yang disusul oleh hak sehat, dan hak pendidikan.

“Kalau anaknya masih sehat dan hidup maka ketertinggalan materi pelajaran masih bisa dikejar. Kalau anaknya sudah dipintarkan lalu sakit serta meninggal, kan sia-sia. Makin angka anak Indonesia dengan meninggal karena Covid-19 sudah tertinggi se-Asia Pasifik, ” ujar Retno.

Adapun kegiatan PTM dalam sekolah sudah akan dijalankan kembali secara terbatas menghadap tahun ajaran baru.

Baca selalu: 5 Instruksi Jokowi soal Sekolah Tatap Muka, Daya hingga Durasi Belajar