Jelang Tenggat Waktu Penyerahan Tata TMII, Pemerintah Lakukan Sebesar Persiapan

Jelang Tenggat Waktu Penyerahan Tata TMII, Pemerintah Lakukan Sebesar Persiapan

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com – Kepala Jawatan Hubungan Masyarakat Kementerian Tata usaha Negara (Kemensetneg) Eddy Cahyono Sugiarto mengatakan, persiapan beri terima pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada akhir Juni 2021 berjalan lancar.

Tenggat waktu penyerahan pengelolaan TMII akan jatuh pada 30 Juni 2021.

“Kemensetneg memastikan persiapan beri terima pengelolaan TMII berlaku lancar jelang tenggat periode. Hal ini dilakukan jadi bentuk komitmen dalam membantu transformasi perbaikan tata kelola TMII, ” ujar Eddy dilansir dari siaran pers di laman Sekretariat Negara, Sabtu (19/6/2021).

Eddy mebuturkan, di Jumat (18/6/2021), pihaknya sudah melaksanakan Rapat Persiapan Pasrah beri Terima Pengelolaan TMII.

Adapun berdasarkan Susunan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan TMII, pelaksanaan serah dapat dilakukan paling lama tiga bulan sejak Perpres dimaksud diterbitkan.

Dalam rapat itu, kinerja masing-masing pokja yang dinilai sangat relevan dalam memastikan tahapan proses pelaksanaan serah terima telah dilakukan sesuai secara ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mengucapkan juga: Tinjau Stasiun LRT TMII, Jokowi Harap Tes Coba LRT Jabodebek April, Operasional Juni 2022

Apresiasi telah membaca Kompas. com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dibahas pula perlindungan terhadap SDM yang ada, utamanya terkait dengan hak-hak keuangan sangat menjadi menggubris tim pokja dengan lestari memperhatikan prinsip kehati-hatian supaya tidak menimbulkan kerugian kepada pengelolaan keuangan negara & permasalahan di kemudian hari, ” jelas Eddy.

Kemensetneg sebelumnya telah meminta TMII untuk mengantarkan seluruh data dan fakta yang valid untuk membangun kelancaran proses serah dapat, salah satunya terkait data sumber daya manusia (SDM) TMII, dasar hukum pengukuhan, serta sistem penggajiannya.

Hal ini diperlukan guna menjamin kelancaran pemenuhan hak-hak keuangan dan kemudahan lainnya selama masa pertukaran.

“Kemensetneg sudah berhasil memastikan pembayaran penghasilan dan THR para pegawai TMII tepat waktu serta dibayarkan kembali secara lengkap 100 persen tanpa model, ” ungkap Eddy.