Kemenkes Ungkap 160 Kasus Covid-19 dengan Varian Delta di 9 Provinsi, Ini Sebarannya

Kemenkes Ungkap 160 Kasus Covid-19 dengan Varian Delta di 9 Provinsi, Ini Sebarannya

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com – Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan mengungkapkan, hingga 20 Juni 2021 terdapat 160 kasus terkonfimasi positif Covid-19 akibat varian Delta.

Dari jumlah itu, kasus positif Covid-19 akibat varian virus corona dengan awalnya ditemukan di India ini paling banyak terdeteksi di Jawa Tengah, sebanyak 80 kasus.

“Menyusul DKI Jakarta 57 kasus, Jawa Timur 10 kasus, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Sumatera Daksina masing-masing 3 kasus, Gorontalo dan Jawa Barat per 1 kasus, Banten dua kasus, ” demikian bunyi data Balitbangkes Kemenkes yang diterima Petunjuk. com , Rabu (23/6/2021).

Baca juga: Guru Besar Universitas Udayana Sebut Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Varian Alpha dan Delta

Berikut sebaran varian Delta di sembilan provinsi:

  • Jawa Tengah: 80 kasus
  • DKI Jakarta: 57 kasus
  • Jawa Timur: 10 kejadian
  • Kalimantan Sedang: 3 kasus
  • Kalimantan Timur: 3 kejadian
  • Sumatera Selatan: 3 kasus
  • Banten: 2 kasus
  • Jawa Barat: satu kasus
  • Gorontalo: 1 kasus

Baca pula: Bahaya Varian Delta, Lekas Menyebar dengan Tingkat Keparahan Lebih hingga Serang Orang Usia Muda

Varian Alpha serta Beta

Selain varian Delta, data Balitbangkes juga melaporkan terdapat 45 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 akibat varian Alpha ataupun B. 1. 1. tujuh asal Inggris.

Dapatkan informasi, petunjuk dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data yang sama membuktikan, varian Alpha terdeteksi dalam 10 provinsi yaitu DKI Jakarta sebanyak 33 peristiwa, Jawa Barat 2 kasus, Jawa Timur 2 kasus, Sumatera Utara 2 urusan.

Membaca juga: Menkes: Varian Virus Corona Apa Pun Mampu Dicegah dengan Protokol Kesehatan tubuh

Kemudian, Bali, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, dan Riau per satu kasus.

Terakhir, varian Beta atau B. 1. 351 pokok Afrika Selatan terdapat enam kasus yang terdeteksi di 3 provinsi yaitu DKI Jakarta sebanyak 4 kejadian, Jawa Timur dan Bali masing-masing satu kasus.

Adapun kasus terkonfimasi positif Covid-19 akibat 3 varian tersebut ditemukan mencuaikan metode whole genome sequencing (WGS) dengan pemeriksaan sebesar 2. 242 genom sequences .