Kemendes: BLT Dana Desa terkait Corona Cair, dari Garut hingga Mandioli

Kemendes: BLT Dana Desa terkait Corona Cair, dari Garut hingga Mandioli

Uncategorized

Jakarta

Kementerian Kampung, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah mencairkan Tumpuan Langsung Tunai (BLT) dana tempat di sejumlah desa di Nusantara. Sejumlah perwakilan desa telah menyambut dan mendistribusikannya ke masyarakat terdampak pandemi Corona (COVID-19).

Kemendes PDTT memperkirakan sebanyak Rp 22 triliun dana desa mau dialihfungsikan menjadi BLT dana dukuh. Bantuan ini akan disalurkan pada 12 juta keluarga miskin dalam desa terdampak COVID-19. Adapun, pencairan BLT Dana Desa akan dikerjakan selama tiga bulan kedepan.

Data terbaru pada Minggu (26/4), penyaluran BLT Dana Desa telah dilakukan dalam desa Lele, Kecamatan Mandioli Daksina, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Melahirkan. Sebanyak 60 keluarga miskin telah menerima bantuan sebesar Rp 600 ribu per keluarga. Adapun, agen desa memberikan bantuan secara tunai, mengingat desa ini jauh sebab akses perbankan.

Foto ilustrasi: Pemandangan di sudut Pulau Mandioli, Maluku Mengadukan (Danu Damarjati/detikcom)

“Desa ini berada di tanah tersendiri dan jauh dari kanal perbankan, maka pembayaran dilaksanakan secara tunai, ” kata Kepala Tengah Data dan Informasi Kemendesa PDTT Ivanovich Agusta dalam keterangan terekam yang diterima detikcom, Minggu (26/4/2020).

Sebelumnya, pada Jum’at (24/4) hingga Sabtu (25/4) lalu, Kepala Desa Cankuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat telah menyalurkan BLT Dana Desa secara door to door. Sebanyak 259 keluarga miskin telah menerima bantuan ini.

“APBDes dengan bersumber dari dana desa sebesar 460 juta disalurkan kepada 259 keluarga miskin senilai Rp. 600 ribu per keluarga di bulan pertama, ” jelasnya.