KJRI Houston Imbau WNI-Mahasiswa Indonesia Tenang-Tak Ikut Demo Kasus Floyd

KJRI Houston Imbau WNI-Mahasiswa Indonesia Tenang-Tak Ikut Demo Kasus Floyd

Uncategorized

Jakarta

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Houston mengimbau warga negara Indonesia (WNI), termasuk mahasiswa, di provinsi kerjanya untuk tak ikut di aksi unjuk rasa memprotes kematian seorang pria kulit hitam bernama George Floyd di Amerika Serikat (AS). Warga diimbau tetap diam.

“KJRI Houston mengimbau kepada masyarakat dan mahasiswa Indonesia agar tidak terlibat dalam aktivitas unjuk rasa. Tetap bersikap hening dan meningkatkan kewaspadaan, ” demikian keterangan KJRI Houston yang diterima detikcom , Selasa (2/6/2020).

Pihak KJRI Houston juga meminta WNI tetap memantau perkembangan terkait aksi tersebut di media massa. WNI serupa diminta membatasi aktivitas di luar rumah dan menjauhi lokasi unjuk rasa.

“Menghindari lokasi unjuk rasa serta kerumunan massa. Membatasi aktivitas pada luar rumah apabila tidak mendesak. Mematuhi aparat keamanan dan negeri setempat, ” ujarnya.

Selain KJRI Houston, sebelumnya KJRI Chicago juga telah mengimbau WNI di wilayah kerjanya untuk tidak ikut-ikutan aksi unjuk rasa terkait kasus kematian Floyd. KJRI Chicago terus berkomunikasi dengan para WNI untuk memastikan keamanan mereka.

“Menyampaikan imbauan-imbauan agar awak tetap tenang namun waspada beserta tidak ikut dalam aksi-aksi presentasi tersebut, ” ujar Konsul Jenderal RI di Chicago, Meri Binsar Simorangkir, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/6).

Seperti diketahui, demo besar-besaran meluas di sebesar wilayah di Amerika Serikat aliran kematian George Floyd. Jam suangi pun diberlakukan di beberapa provinsi, antara lain Chicago (Illinois), Des Moines (Iowa), Indianapolis (Indiana), Detroit (Michigan), Minneapolis dan St. Paul (Minnesota), Cincinnati dan Cleveland (Ohio), dan Madison (Winconsin).

(azr/azr)