Dalih Warga Masih Ajak Anak ke CFD Bekasi: Di Rumah Nggak Ada yang Jaga

Dalih Warga Masih Ajak Anak ke CFD Bekasi: Di Rumah Nggak Ada yang Jaga

Uncategorized

Jakarta porakporanda

Hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di Kota Bekasi kembali dibuka. Masih banyak orang tua yang membawa anak di bawah piawai 9 tahun.

Saah seorang warga, Titi (33), mengiakan terpaksa membawa anaknya ikut CFD. Dia beralasan tidak ada dengan menjaga anaknya di rumah.

“Karena di rumah nggak ada yang menjaga terpaksa saya bawa, tapi cuma duduk-duduk saja, ” ungkap Titi di tempat flyover Summarecon, Kota Bekasi, Minggu (5/7/2020).

Titi (33) sebetulnya sudah mendapati aturan anak 9 tahun tidak boleh ikut CFD. Namun, dia tetap berolahraga di kawasan flyover Summarecon Bekasi karena sudah lama tidak berolahraga di luar panti.

“Sudah sih, cuma ya gimana sudah lama nggak ke sini pengin saja ke sini jalan sebentar, ” kata warga Perumnas I, Kranji tersebut.

Titi juga mengiakan khawatir berolahraga di situasi pandemi apalagi, menurutnya, CFD kali ini masih sangat ramai.

“Cukup ramai juga seperti penuh biasa saja ya, cuma nggak tahu lah saya merasakan bersyukur bisa seperti ini lagi setelah beberapa bulan, ” tuturnya.

Lain halnya Anggi Widiasari (24) yang tidak boleh berolahraga di flyover Summarecon Bekasi sebab membawa dua anak di kolong usia 9 tahun. Dia terpaksa hanya bisa duduk di tepi jalan.

“Kan mutakhir dibuka kembali CFD ya di Bekasi bisa dikatakan new wajar lah. Untuk anak-anak di lembah 9 tahun tidak diperkenankan pada area CFD. Makanya dari tadi saya duduk di sini (pinggir jalan) karena bawa dua anak di bawah 9 tahun, ” kata Anggi.

Masih ada anak-anak dalam CFD Bekasi Foto: CFD Bekasi (Arun/detikcom)

Anggi turut membawa dua anaknya yang berusia 7 tahun dan 4 tahun. Dia mengaku tidak pandangan aturannya soal anak kecil dilarang ikut CFD.

“Belum karena pas baru ada COVID baru ke sini lagi makanya bawa anak, ” ungkapnya.

Anggi juga mengatakan cita berolahraga di kawasan CFD bersama keluarga meski tetap khawatir. Tetapi, demi keamanan dia tetap mengikuti imbauan petugas.

“(Khawatir) ada, makanya tadi sama aparat cuma imbauan saja kalau mau masuk boleh aja, cuma daripada nanti kenapa-kenapa mending nggak usah. Ya sudah saya nurut duduk di sini saja, ” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi membicarakan anak di bawah 9 tarikh sebenarnya boleh mengikuti CFD asal memakai masker. Menurutnya, anak kecil yang tidak boleh ikut CFD adalah balita.

“Itu bagian dari yang terus kita harus luruskan. Saya bilang dalam saat Kapolres, Wakapolres, Dandim kemarin ingin 9 tahun batas sedikitnya. Menurut saya, yang 9 tarikh jika menggunakan masker masih boleh, yang nggak boleh itu balita. Balita yang sangat rentan, tapi masih kita evaluasi sampai secara batas ideal, ” kata Ganjaran di Jalan Bulevar Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (5/7/2020).

(imk/imk)