Penjaga Tangkap 4 Pengedar Sabu pada NTB, 1 Ditembak

Penjaga Tangkap 4 Pengedar Sabu pada NTB, 1 Ditembak

Uncategorized

Mataram

Penjaga menangkap 4 orang yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keempatnya ditangkap zaman akan melakukan transaksi.

Dari tangan mereka, polisi amankan 2 kilogram sabu dan senjata api rakitan dan sejumlah kekayaan tunia. Satu orang di kurun mereka terpaksa ditembak polisi karena melawan ketika ditangkap.

“Ini adalah sindikat atau jaringan antar provinsi dengan BB dengan cukup banyak yakni dua kilogram. Mereka bertiga satu cowok serta dua cewek ini datang dari Medan, sedangkan yang satu ini adalah warga Kota Mataram, NTB, ” ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma P dalam keterangannya, Minggu (2/8/2020).

Helmi menyebut, 3 pelaku yang ditangkap berasal dari Tanah Sumatera yakni inisial MF alias Panji (37), LRM alias Lita (24), dan RS alias Rupawan (24). Sementara satu pelaku lainya merupakan warga NTB yakni inisial M alias Gemok (40).

Penangkapan keempatnya berawal dari informasi bahwa tiga pelaku akan melakukan transaksi narkoba di suatu hotel di wilayah Cakranegara, Tanah air Mataram. Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda NTB pun berhasil mencegah era ketiganya menuju lokasi transaksi di Jalan AA Gede Ngurah Praja Mataram dengan menggunakan grab di Kamis (30/7) sore.

“Tiga pelaku satu cowok & dua cewek ini ditangkap Awak Opsnal di Jalan AA. Gede Ngurah Cakranegara, Kota Mataram. Dimana ketiga orang ini rencananya bakal melakukan transaksi narkoba di lupa satu Hotel di Cakranegara, ” jelasnya.

Helmi selalu mengatakan, usai ditangkap ketiga karakter kemudian dibawa ke salah kepala hotel untuk dilakukan penggeledahan serta interograsi awal. Disitu polisi menjumpai dua koper yang berisikan sabu-sabu yang telah dikemas kedalam 18 botol bedak Enchenteur.

“Berbagai macam cara para konsorsium narkoba untuk mengelabui petugas supaya bisa lolos. Kalau kemarin disimpan dalam sandal kulit, sekarang dimasukkan dalam botol bedak. Boleh sekadar anda bisa lolos dari penjagaan petugas bandara, tapi kalian insya Allah tidak akan bisa lulus dari sergapan Ditresnarkoba, ” katanya.

Tidak berhenti datang di situ, dari hasil interograsi awal dan pengembangan didapati tanda pelaku keempat inisial M alias Gemok, warga Jalan Rajawali 1 Selagalas, Kota Mataram sebagai pacar yang akan melakukan transaksi.