Penjelasan Kontraktor soal Perbaikan RS Tanah Galang Usai Puting Beliung

Penjelasan Kontraktor soal Perbaikan RS Tanah Galang Usai Puting Beliung

Uncategorized

Jakarta

Atap serta dinding gedung karantina 240 di Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 Pulau Galang jatuh akibat angin kencang. Proses pemeriksaan telah berlangsung dan akan lengkap besok.

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) selaku kontraktor Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 Pulau Galang memberi penjelasan tentang peristiwa ini. Jalan kencang puting beliung itu terjadi pada Rabu (16/9) dini hari.

“Karena berbatasan langsung dengan alam terbuka, terdapat kira-kira kerusakan minor akibat bencana kawasan tersebut, yaitu kerusakan penutup genting pada Gedung A RSKI Covid-19 dan di hari yang serupa dilakukan pengecekan dan perbaikan secara global, ” kata PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dalam keterangannya, Jumat (18/9/2020).

Perbaikan saat ini padahal berlangsung. Perbaikan ditargetkan selesai nanti.

“Rencananya, per agenda 19 September 2020, Gedung A RSKI Covid-19 akan selesai diperbaiki dan kembali dapat memberikan pelayanan yang optimal seperti sedia era, ” demikian pernyataannya.

Berikut pernyataan dari PT Kejayaan Karya Bangunan Gedung Tbk:

Perbaikan Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 Pulau Palang Selesai Jumat ini

Jakarta, 19 September 2020 – Terkait dengan gangguan alam angin puting beliung yang terjadi di wilayah Batam Kepulauan Riau, Rabu dini hari (16/9), berdampak pada kerusakan di kira-kira bagian Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 di pulau Merintang, Batam. Untuk itu, PT Kejayaan Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) selaku kontraktor memberikan beberapa penjelasan sebagai berikut:

1. Pada pukul 02: 00 WIB curah hujan semakin deras disertai angin puting beliung disekitaran RSKI Covid-19, hembusan jalan puting beliung merambah ke bangunan observasi setelah melewati area helipad.

dua. Kepala Seksi Data dan Keterangan BMKG Batam Suratman mengatakan, jalan kencang yang terjadi dini hari tadi disebabkan oleh adanya pembentukan awan cumulonimbus (CB) di sekitar Kepri. Awan tersebut mengakibatkan tekanan udara menjadi rendah (ekstrim), Batamnews. com (16/9).

3. Karena berbatasan langsung dengan alam terbuka, terdapat kurang kerusakan minor akibat bencana dunia tersebut, yaitu kerusakan penutup atap pada Gedung A RSKI Covid-19 dan di hari yang persis dilakukan pengecekan dan perbaikan dengan menyeluruh.

4. Tidak ada pasien yang mengalami luka akibat insiden itu dan operasional RSKI dari pembukaan kejadian tetap dapat berjalan wajar hingga saat ini.

5. Rencananya, per tanggal 19 September 2020, Gedung A RSKI Covid-19 akan lengkap diperbaiki dan kembali dapat memberikan pelayanan yang optimal seperti sedia kala. WEGE menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan publik yang diakibatkan oleh kejadian ini, kami pasti berkomitmen untuk mengutamakan mutu pekerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kegiatan dalam pelaksanaan pekerjaan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19.

Begitu klarifikasi ini dibuat untuk menghindari kemungkinan kesalahpahaman pemberitaan di lalu hari dan wujud penyampaian bahan yang berimbang kepada masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, atap serta dinding gedung karantina 240 di Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 Pulau Galang copot serta beterbangan akibat angin kencang di dalam Rabu (18/9). Gedung yang rusak adalah gedung karantina yang diisi 160 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Seluruh pasien yang dirawat dipindahkan ke gedung yang berlokasi dalam sebelahnya.

“Sekitar pukul 01. 30 WIB hujan keras disertai angin kencang dan di dalam pukul 02. 30 WIB seng beterbangan semua, di bangunan karantina 240, ” kata Kepala RSKI COVID-19 Pulau Galang Kolonel Khairul Ihsan seperti dilansir Antara, Kamis (17/9/2020).

(imk/jbr)