Dipolisikan Terkait Survei, Eep PolMark: Tuduhan Erwin Aksa Tak Berdasar

Dipolisikan Terkait Survei, Eep PolMark: Tuduhan Erwin Aksa Tak Berdasar

Uncategorized

Jakarta

Founder dan CEO PolMark Nusantara Eep Saefulloh Fatah menepis tuduhan telah melakukan perbuatan tak elegan kepada Erwin Aksa. Eep memperhitungkan tuduhan perbuatan tak menyenangkan pada Erwin Aksa tidak berdasar.

“Tuduhan bahwa saya demi pribadi maupun PolMark Indonesia sebagai institusi melakukan perbuatan tidak elegan terhadap Saudara Erwin Aksa dan/atau Saudara Munafri Arifuddin dan/atau unsur-unsur Tim Pemenangan pasangan Munafri & A Rahman Bando adalah tidak berdasar sama sekali, ” kata Eep dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom , Jumat (23/10/2020).

“Tidak ada satu pun fakta yang menunjukkan dan membuktikan kami melangsungkan perbuatan tidak menyenangkan tersebut, ” imbuhnya.

Eep diketahui dilaporkan ke petugas oleh Erwin Aksa ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan. Laporan petugas yang dibuat Erwin Aksa merupakan buntut dari polemik meme elektabilitas pasangan calon wali kota-wakil pemangku kota dalam Pilkada Makassar 2020.

Selain perihal kegiatan tak menyenangkan, Eep juga menepis tudingan melakukan penipuan terhadap Erwin Aksa maupun pasangan Munafri Arifuddin (Appi)-A Rahman Bando. Eep beriktikad tidak ada satu fakta pun yang dapat membuktikan tuduhan tersebut.

“Tuduhan bahwa beta selaku pribadi maupun PolMark Indonesia sebagai institusi melakukan tindakan penipuan terhadap Saudara Erwin Aksa dan/atau Saudara Munafri Arifuddin dan/atau unsur-unsur Tim Pemenangan pasangan Munafri dan A Rahman Bando adalah tidak berdasar sama sekali. Tidak tersedia satupun fakta yang menunjukkan serta membuktikan kami melakukan tindakan penipuan tersebut, ” papar Eep.

Seperti diketahui, Erwin Aksa telah melaporkan Eep Polda Sulsel. Ketua Tim Pemenangan pasangan Appi-Rahman itu melaporkan Eep ke petugas dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan.

“Sudah saya laporkan di Polda Sulsel, dengan perkara perbuatan tidak menyenangkan, ” sekapur Erwin Aksa saat ditemui di Makassar, Kamis (24/9).

Laporan kepada Eep dilakukan menggunakan tim kuasa hukum Appi-Rahman Perhiasan pada Jumat (18/9) lalu. Pihak Polda Sulsel pun menyatakan mau menindaklanjuti laporan tersebut.

“Yang jelas laporannya sudah menyelundup ke kami. Sudah kita bakal administrasi penyelidikannya, ” terang Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo kepada wartawan di kantornya, di Makassar, Senin (28/9).

(zak/tor)