Satroni Acara Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas COVID-19

Satroni Acara Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas COVID-19

Uncategorized

Jambi

Gugus Tugas COVID-19 Kota Jambi mendatangi lokasi acara keterangan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Pihak gugus tugas menyebut kedatangannya bukan untuk membubarkan acara keterangan KAMI tersebut.

Presidium KAMI Kota Jambi membenarkan kehadiran Tim Gugus Tugas COVID-19. Meski didatangi, acara tersebut tetap berlaku hingga selesai.

“Ya memang ada aksi pembubaran zaman acara deklarasi KAMI, yang bubarkannya itu dari tim gugus suruhan lengkap. Namun, meski ada upaya pembubaran, acara tetap kami lanjutkan hingga selesai, ” kata Presidium KAMI Jambi, Amrizal Ali Munir saat dihubungi detikcom , Jumat (30/10/2020).

Acara deklarasi tersebut diselenggarakan di Sekretariat KAMI Jambi, di Jalan M Yamin, Jelutung, Kota Jambi. Acara tersebut di hadiri deklarator KAMI, yakni Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin dengan virtual.

“Ya kita juga tidak tahu kenapa dibubarkan, padahal kita sudah mengikuti penumpu protokol kesehatan. Bahkan, acara sebetulnya juga dihadiri oleh anggota invalid dari 50 orang, ” perkataan Amrizal.

Amrizal tidak mempersoalkan dengan kedatangan gugus tugas. Sebab, menurutnya, acara deklarasi itu merupakan salah satu bentuk kemandirian berpendapat.

“Ya kita juga tidak tahu apa tafsiran dengan pembubaran ini. Yang nyata kita tetap hormati aturan yang ada. Kita juga menyelenggarakan kesibukan ini dengan sesuai protokol kesehatan, ” ujar Amrizal.

Acara deklarasi KAMI tersebut dimulai pukul 14. 00 WIB. Kesibukan itu tetap berjalan dengan molek hingga pukul 16. 00.

Juru Bicara Gugus Perintah COVID-19 Kota Jambi, Abu Bakar menjelaskan kedatangan pihaknya ke program deklarasi KAMI bukan untuk membatalkan. Menurut Abu Bakar, acara tersebut tidak memiliki izin penyelenggaraan.

“Jadi kedatangan tim gabungan tugas itu sifatnya hanya me-monitoring, bukanlah pembubaran, karena dalam setiap kegiatan dengan bentuk mengumpulkan karakter itu mesti memiliki izin. Ternyata, acara deklarasi itu belum memiliki izin, ” terang Abu Mengobarkan kepada detikcom .

“Acara itu pula berjalan sejak kegiatan dimulai maka selesai, meski dimonitor oleh gabungan tugas, ” imbuhnya.