Hakim Tegur Anak Buah Brigjen Prasetijo: Masak Kompol Nggak Tahu

Hakim Tegur Anak Buah Brigjen Prasetijo: Masak Kompol Nggak Tahu

Uncategorized

Jakarta

Majelis hakim mencecar anak buah terdakwa Brigjen Prasetijo Utomo, Kompol Jhony Andrijanto, dalam sidang kasus surat jalan palsu Djoko Tjandra. Hal ini dilakukan karena Jhony kerap menjawab tidak tahu di dalam persidangan.

Sidang diterapkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (10/11/2020). Awalnya, dalam persidangan diketahui bahwa surat jalan yang digunakan Prasetijo diperuntukkan bagi monitoring COVID-19 di wilayah Pontianak.

Adapun Jhony diketahui ikut mengantar Prasetijo ke Pontianak. Majelis hakim Muhammad Sirad lantas mempertanyakan sikap Jhony, saat mengetahui tidak ada monitoring yang dilakukan Prasetijo di Pontianak.

“Tidak tanyakan mana supervising ? Boleh kita bertanya saudara kan seorang polisi. Apa yang saudara lakukan ketika lihat bukan ada monitoring? ” kata hakim.

“Saya tidak tanyakan pada pimpinan yang mulia. Bukan menanyakan juga (ke Anita serta Djoko Tjandra), ” jawab Jhony.

Hakim lantas menanyakan jabatan dan lamanya Jhony jadi polisi. Hakim juga menanyakan apakah Jhony sebenarnya mengetahui surat jalan palsu.

“Sudah 22 tahun jadi polisi, kalau saudara jawab dengan jawaban seperti tadi seolah-olah saudara bukan polisi. / memang saudara bagian dari bernard? Akui saja kalau iya? ” tanya Hakim.

“Tidak yang mulia, ” jawab Jhony.

“Pangkat saudara berkaitan? ” ujar hakim.

“Kompol, ” kata Jhony.

“Kalau masih bripda mungkin tidak tau. Sok lugu, kini saya tanya apa saudara bagian dari tim ini?, ” kata hakim.

“Bukan, yang mulia, ” kata Jhony.

Tidak hanya di situ, Jhony juga mengakui mendapatkan dan menggunakan surat kesehatan namun bukan pernah melakukan pemeriksaan. Menanggapi hal tersebut, hakim menanyakan tau tidaknya Jhony terkait konsekuensi atas perbuatannya.

“Tidak pernah diperiksa, disodorkan surat sehat tau saudara konsekuensinya apa? ” kata Hakim.

“Siap melanggar, ” tututnya.

“Tau konsekuensinya apa, kalau tidak pernah diperiksa tapi muncul surat sehat?, inch tanya hakim.

“Berbohong yang mulia, ” kata Jhony.

“Nah, itu saudara tahu, Kompol masak nggak tau. Kan sudah tau tidak benar, tapi tidak saudara pertanyakan kepada atasan, dua saudara tetap jalani semua. Apa yang saudara lakukan itu kalau saudara bukan periode dari tim, ” kata hakim.

Diketahui Jhony bekerja sebagai anak buah dari Prasetijo saat menjabat Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri. Nama Jhony sendiri tertera di dalam surat jalan, surat COVID, dan surat keterangan sehat.

Jhony diketahui ikut mendampingi Prasetijo dalam perjalanan ke Pontianak menemui Djoko Tjandra. Jhony juga mengakui telah membakar surat-surat jalan tersebut setelah diperintahkan oleh Prasetijo.

(dwia/eva)