Perludem Nilai Rencana Petugas KPPS Datangi Pasien Covid-19 ke RS Benar Berisiko

Perludem Nilai Rencana Petugas KPPS Datangi Pasien Covid-19 ke RS Benar Berisiko

Uncategorized

JAKARTA, PETUNJUK. com – Bagian Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menimbang ulang rencana pemberian bahana oleh pasien Covid-19 dengan jalan petugas mendatangi rumah sakit.

“Melihat perkembangan penanganan Covid-19 saat ini, pemberian suara tepat menggunakan surat suara oleh pasien Covid-19 dengan interaksi langsung sepatutnya dihindari atau tidak dilakukan dalam Pilkada 2020, ” kata Menjalani saat dihubungi Petunjuk. com , Sabtu (5/12/2020).

Menurut dia, hal itu sangat berisiko menjadi media transmisi baru Covid-19. Untuk itu, ia meminta sebaiknya rencana petugas KPU datang ke RS dihindari.

Baca juga: IDI: Sejak Maret 2020, Total 342 Petugas Medis Wafat karena Covid-19

Titi berpendapat, rencana ini sanggup menimbulkan rasa tidak aman serta nyaman baik kepada pemilih maupun petugas pemilihan.

“Sebab, keamanan dan keselamatan warga negeri adalah yang utama saat itu. Agar keadilan itu bisa dirasakan oleh semua orang, ” ujarnya.

Terlebih, kata dia, saat ini belum ada simulasi yang betul-betul meyakinkan bahwa skema petugas KPU mendatangi rumah rendah berjalan aman dan sehat.

Ia mengingatkan perkara kondisi perkembangan Covid-19 di Indonesia yang memburuk belakangan, mulai lantaran jumlah kasus positif dan disertai angka tenaga kesehatan yang terpapar terus meningkat.

“Ini memperlihatkan betapa rentannya interaksi tepat dengan pasien Covid-19 juga mampu menularkan virus tersebut kepada bagian lain. Apalagi pemberian suara itu juga melibatkan petugas yang kebanyakan orang awam, ” jelasnya.

Baca juga: Tersebut Pesan IDI Buat Anda dengan Masih Tak Percaya Covid-19

Jika hal tersebut dilakukan, kata Titi, maka level risiko penularan akan lebih tinggi daripada proses melibatkan tenaga kesehatan tubuh.

Pilkada akan dilaksanakan secara serentak pada 9 Desember 2020 atau hari Rabu pekan depan.