Perkara Vaksin Covid-19 Berbayar, Begini Penjelasan Pemerintah

Perkara Vaksin Covid-19 Berbayar, Begini Penjelasan Pemerintah

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com – Pakar Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi menyebut anggaran yang harus disiapkan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 tidak sedikit.

Selain anggaran vaksinasi, juga diperlukan biaya untuk menyiapkan rumah kecil, alat pelindung diri, dana tumpuan sosial dan lainnya.

Hal ini disampaikan Nadia berperan menanggapi kritik masyarakat mengenai vaksinasi Covid-19 mandiri atau berbayar.

Mengaji juga: Fakta Penting Seputar Pre-order Vaksinasi Jalur Mandiri, Tunggu Persetujuan BPOM

“Fiskal kita kan masih diperlukan pula anggaran untuk RS, APD, servis kesehatan lainnya, ” kata Nadia kepada Kompas. com, Minggu (13/12/2020)

Nadia berujar, seandainya seluruh biaya vaksinasi digratiskan, oleh karena itu anggaran penanganan pandemi Covid-19 berpotensi membengkak. Sementara, pertumbuhan ekonomi Nusantara saat ini masih minus.

Oleh karenanya, menimpa kemungkinan vaksinasi Covid-19 digratiskan mutlak, Nadia belum dapat memastikan.

Baca juga: Jadwal Negara yang Gratiskan Vaksin Corona untuk Warganya, Mana Saja?

“Pemerintah akan mempertimbangkan dari berbagai aspek ya, ” ujarnya.

Menurut Nadia, hingga saat ini belum tersedia kepastian tentang harga vaksin Covid-19. Hal ini masih akan terus dibahas para pemangku kepentingan.

Namun demikian, ia mengambil, masyarakat yang kesulitan secara sosial dan ekonomi akan dibantu pada proses vaksinasi. Masyarakat ini termasuk dalam kelompok rentan yang diprioritaskan pemerintah dalam vaksinasi

“Kalau masyarakat sosial ekonominya invalid pasti akan ditanggung pemerintah, ” kata Nadia.