Reshuffle Kabinet, Jokowi Dinilai Fokus pada Bidang Pemulihan Ekonomi

Reshuffle Kabinet, Jokowi Dinilai Fokus pada Bidang Pemulihan Ekonomi

Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS. com – Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Djayadi Hanan menilai Pemimpin Joko Widodo fokus untuk memperbaiki ekonomi nasional dengan pemilihan 4 dari enam menteri baru dengan berlatar belakang ekonomi dan bisnis.

Adapun empat menteri dari enam yang dimaksud Djayani yakni, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Bahari dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Perdagangan M Lutfi.

“Ini mengesankan kesan bahwa memang presiden sungguh-sungguh menekankan kesan baik kepada kabinet maupun kepada publik bahwa ke depan itu fokus di bidang pemulihan ekonomi, ” kata Djayadi Hanan dalam diskusi virtual, Minggu (27/12/2020).

Baca juga: Ucapkan Selamat Natal, Jokowi: Pandemi Beri Banyak Pelajaran

Keseriusan Presiden Joko Widodo memperbaiki ekonomi, menurut Djayadi, terlihat jelas makin dalam memilih Menteri Kesehatan yang diberikan kepada orang berlatar buntut ekonomi dan bisnis atau seorang bankir yakni Budi Gunadi Sadikin.

Sebab, Djayani memperhitungkan, untuk memperbaiki ekonomi yang harus dilakukan adalah penanganan pandemi dengan memilihan orang yang tepat serta memiliki peran kuat dalam hal manajerial.

“Peran dengan harus diambil oleh Kementerian Kesehatan untuk menangani pandemi itu memerlukan pera-peran yang sangat kuat, karakter memimpin terutama untuk tugas-tugas misalnya keberhasilan vaksinasi, ” kata Djayadi.

“Karena tanpa kepemimpinan dan manajerial skill yang kuat dari Kementerian Kesehatan vaksinasi itu yang dipimpin oleh Departemen Kesehatan itu akan sulit berlaku, ” ucap dia.

Baca juga: [POPULER NASIONAL] Eddy Hiariej, Pengkritik UU Cipta Kerja Jadi Wamenkumham | Reshuffle, Foto Rel Medsos Jokowi dan Makna Jaket Biru

Dipilihnya Budi Gunadi Sadikin, menurut Djayadi, dianggap positif karena memiliki kemampuan manajerial serta leadership skill yang memadai.

Sehingga, kata Djayadi, nantinya bukan hanya mampu mengambil peran memimpin untuk penanganan pandemi, tapi selalu bisa melakukan fungsi koordinasi & integrasi dengan terutama adalah bidang-bidang ekonomi.

“Yang dasar menjadi fokus utama dari pemerintahan ke depan atau kabinet kedepan, ” tutur Djayadi.